Trauma masa kecil, sederet kemalangan, dilecehkan, dan ditolak keluarga karena memeluk Katolik justru menguatkan peran Allah dalam diri Cenil
Salah satu kritik tajam untuk Gereja Katolik adalah agama yang kaku dan feodal. Padahal, Katolik adalah agama paling terbuka dan kekinian!
Dua kalimat di atas saling bertentangan. Gereja Katolik yang dianggap kaku justru sangat terbuka pada perkembangan zaman. Jika kritik seperti itu masih ada sampai saat ini,
Tea pai kembali populer di kalangan kaum muda Tionghoa. Sebuah penghormatan tradisi yang patut diacungi jempol, namun tahukah sejarahnya?
Pengalaman tea pai tidak saya lewatkan ketika Patricia dan Andrian mempraktikkan tradisi ini dalam rangkaian pernikahan mereka. Apalagi istilah yang dipakai tea pai bukan coffee pai.
Kaum muda Tionghoa menjadikan tradisinya sebagai tren. Sangjit, salah satunya. Dalam konteks iman, prosesi sangjit punya makna kristiani.
Secara etimilogis kata sangjit diambil dari bahasa Hokkian sàng-ji̍t. Kata ini kependekan dari sàng-ji̍t-thâu yang berarti
Pertanyaan itu mengusik saya, kapan saat kami kaum berjubah ambil bagian dalam penderitaan Yesus, yakni stigmata Kristus?
Ada ungkapan yang ambigu alias multitafsir yang bisa membuat kita kehilangan orientasi, "Jika menjadi biarawan/wati tidak bergembira atau bahagia, artinya tidak cocok dengan pilihan hidupnya, maka, sebaiknya ia keluar saja?”
Pemimpin agama kerap jadi sasaran kritik, terutama menyangkut uang, etika, dan seksualitas. Kenapa kritik itu sampai terlontar?
Refleksi ini lahir, salah satunya karena muncul berita Boikot Trans 7. Tokoh Islam terutama dari kalangan santri, alumni, dan tokoh Nahdlatul Ulama (NU) marah karena sebuah segmen dari salah satu program
Trauma masa kecil, sederet kemalangan, dilecehkan, dan ditolak keluarga karena memeluk Katolik justru menguatkan peran Allah.
Sekitar 3 tahun yang lalu saya kali pertama mengenal Aurelia Istinah, melalui email dan WhatsApp. Cukup kaget, walau orang Indonesia tetapi menetap di Montreal, Kanada. Lebih terkejut lagi ketika dia ingin mengajak
Pemerintah baru belum genap setahun. Tapi ragam kontroversi mencuat, membakar emosi masyarakat. Tapi kita malah dibilang, “Ndasmu!”
Memang tidak mudah memimpin dan mengelola sebuah negara sebesar Indonesia. Tapi, hal ini tidak boleh jadi alasan jika dalam praktiknya pemerintah kerap berjalan di luar rel. Sejak awal maju menjadi calon Presiden, tentu
Homili pastor yang tak menarik kerap dijadikan alasan untuk malas ke gereja. Tantangan pastor makin berat dengan hadirnya brain rot.
Dalam konteks liturgi Katolik, diksi homili adalah yang benar, bukan kotbah. Homili merupakan bagian integral dari liturgi yang isinya penjelasan dari Kitab Suci yang dibacakan di dalam Liturgi Sabda.
Beberapa artis atau tokoh publik beragama Katolik memilih mualaf. Perlukan kita marah? Perlukah menjadikan mereka panutan?
Hidup beriman di tengah arus kecerdasan buatan (AI) memang penuh tantangan. Produk AI kerap membuat kita terkecoh. Kemajuan teknologi mampu mengkloning suara dan video seseorang sangat mirip, sehingga kebenaran kabur di tengah