Begini Panduan Sikap Kita Saat Misa Online

Facebooktwitteryoutubeinstagramby feather

Jumlah penderita Covid-19 di Indonesia makin bertambah. Langkah antisipasi semakin ketat. Gereja pun ambil sikap tak biasa. Meniadakan misa minggu, diganti dengan misa secara daring/ online.

Ada banyak pertanyaan, bagaimana sikap atau tata cara kita dalam mengikuti misa online selama pandemik covid-19. Bagaimana juga menghayati misa secara benar? Apa yang mesti kita lakukan saat komuni?

Saya mengutip panduan misa online dari media sosial Keuskupan Agung Jakarta. Ada beberapa sedikit modifikasi tanpa menghilangkan esensi pesan yang ingin disampaikan Gereja.

  • Persiapan Fisik.

Ikut misa online sama saja persiapannya, yakni tetap mandi. Berpakaianlah yang pantas walau tidak harus sangat formal. Persiapan fisik bagaimanapun juga akan mempengaruhi disposisi batin kita.

  • Lokasi Misa Online

Lokasi untuk melakukan misa online harus pantas. Pakailah tempat seperti Ruang Tamu, Ruang Keluarga, atau Ruang Doa. Jangan di atas kasur, selonjoran di sofa, atau kamar mandi.

  • Kuat Sinyal

Tekait dengan lokasi, carilah tempat yang cukup kuat menerima sinyal internet atau wifi. Letakkan sarana misa, laptop – PC – smartphone, di tempat yang enak dari sudut pandang kita.

  • Hayati Seperti Misa di Gereja

Sadarilah bahwa kita bagian dari Gereja Universal. Kita tidak sendirian. Kita Bersama umat Allah yang lain sama-sama berdoa mohon rahmat Tuhan untuk keselamatan kita semua dan keselamatan seluruh dunia, khususnya dari pandemic corona. Maka lakukan persiapan sebelum misa dengan doa pribadi sebelum misa online dimulai.

  • Sarana Berdoa

Untuk membantu suasana khidmat, baik jika meja tempat meletakkan laptop/ tab/ smartphone untuk misa online, dipasang taplak putih. Selain itu juga letakkan salib dan lilin. Jika ada patung Bunda Maria dan Santo Yosef baik dipasang juga. Namun, ini semua dilaksanakan semata-semata sebagai sarana bagi kita untuk fokus beribadah, membantu mengarahkan hati pada Tuhan/ perayaan Ekaristi.

  • Ikuti Ritual

Ikut membuat tanda salib saat pembukaan dan berkat penutup.

  • Duduk

Selama mengikuti misa online cukup dengan duduk saja. Tidak perlu berdiri atau berlutut.

  • Ikuti Secara Penuh

Ikuti perayaan Ekaristi secara penuh. Jangan ditinggal untuk urusan lain, misalnya memanasi makanan, memberi makan peliaraan, mencuci, atau kegiatan lain. Fokus pada misa.

  • Komuni Batin

Saat penerimaan komuni, kita hayati menerima komuni secara batin. Hayatilah bahwa Tuhan sungguh hadir dalam diri kita, bersemayam dalam hati kita. Untuk itu, selama komuni berdoalah “Doa Komuni Spritual.” Saya dapat dari Keuskupan Agung Jakarta dan Keuskupan Agung Semarang, ternyata doanya sama. Doa terlampir.

Tidak semua keuskupan melakukan misa online secara live streaming. Untuk itu, saya infokan misa online yang diselenggarakan oleh Gereja Katedral Jakarta.

Untuk jadwal misa online Misa HM Prapaskah IV Hari Sabtu 21 Maret 2020 Sore jam 16:00.

Sedangkan pada Hari Minggu 22 Maret 2020 Pagi jam 09:00 dan Sore jam 17:00.

Misa online bisa diikuti di Youtube Komsos Katedral Jakarta. Sedangkan teks misa bisa diunduh di sini. Teks misa dapat diunduh di sini.

Doa Komuni Spiritual:

Yesusku, aku percaya, Engkau sungguh hadir dalam Sakramen Mahakudus. Aku mencintaiMu lebih dari segalanya, dan aku merindukan kehadiranMu dalam jiwaku. Karena sekarang aku tak dapat menyambutMu dalam Sakramen Ekaristi, datanglah sekurang-kurangnya secara rohani ke dalam hatiku. Seolah-olah Engkau telah datang, Aku memelukMu dan mempersatukan diriku sepenuhnya kepadaMu; jangan biarkan aku terpisah daripadaMu. Amin.

Baca Juga: Apakah Boleh Orang Katolik Ikutan Panic Buying?

Baca Juga: Melihat Corona Dari Perspektif Iman Katolik

Facebooktwitterby feather
wawan
Pribadi sederhana yang ingin terus belajar di bidang komunikasi. Dimulai dari menulis, fotografi, media relations, kadang-kadang menggambar, sampai mengadakan acara komunikasi seperti berbagai lomba dan pelatihan jurnalistik/ fotografi.
https://www.fransalchemist.com

Leave a Reply