Portofolio Buletin Bina Marga 2023

Facebooktwitteryoutubeinstagramby feather

Tahun 2023 masih menjadi asa untuk media cetak. Saya berhasil menerbitkan 4 edisi Buletin Bina Marga yang dimiliki Ditjen Bina Marga.

“Satu yang pasti, tidak ada kata mati untuk jurnalisme. Media cetak dan jurnalis sedang berjuang melawan takdirnya. Tidak ada yang tidak mungkin sepanjang bersemai kreativitas dan inovasi,” kata Direktur Pemberitaan Media Indonesia, Gaudensius Suhardi di Bandung, 6 April 2022.

Baca Juga: Kota Kediri Hadirkan Kerajinan Berbahan Kayu Di INACRAFT 2023

Pernyataan Suhardi tak lepas dari pesatnya perkembangan media online berbasis digital. Sekalipun pembacanya turun, media cetak harus berdiri tegak untuk terus menjaga integritas dan kredibelitas atas berita yang diterbitkan. Pada survei “Status Literasi Digital di Indonesia 2021”, masyarakat lebih sering menemukan berita hoaks di media sosial dan media online daripada di media cetak.

Hanya 1,3% responden yang pernah menemukan berita bohong di media cetak. Kepercayaan masyarakat inilah yang seharusnya dijaga oleh pekerja kreatif di media cetak dengan berpegang teguh pada etika jurnalisme dan disiplin verifikasi. Garis besarnya, jurnalisme berfungsi untuk mengolah fakta menjadi informasi.

Media cetak sebagai sebuah produk jurnalistik masih terus ditunggu kontribusinya di dalam meningkatkan literasi kita. Badan Pusat Statistik tahun 2022 menyebutkan, tingkat kegemaran membaca masyarakat Indonesia secara keseluruhan berada di angka 59,52 dari skala 0-100. Sedangkan untuk durasi membacanya mencapai 4-5 jam per minggu dan 4-5 buku per triwulan.

Buletin Bina Marga Edisi 1 dan 2 Tahun 2023

Apa arti dari angka-angka tersebut? “Termasuk dalam peringkat sedang dan ini terus meningkat sejak tahun 2016 di angka 26, kemudian 2017 di angka 37, yang artinya masih rendah. Dan baru di tahun 2018 mencapai angka 50 dengan predikat sedang,” kata Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpusnas RI, Deni Kurniadi, dalam webinar, 25 Mei 2022.

Pemerintah terus menggenjot tingkat literiasi masyarakat Indonesia. Hal ini masuk dalam RPJMN 2020-2024 terkait dengan revolusi mental dan kebudayaan. Salah satu poinnya adalah penguatan budaya literasi.

“Budaya literasi menjadi hal yang sangat fundamental. Melalui literasi kita akan mewujudkan masyarakat berpengetahuan, inovatif, kreatif, dan berkarakter. Literasi perlu terus kita dorong agar masyarakat kita berkualitas di dalam hidupnya yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan,” jelas Deni.

Baca Juga: Pokoknya, I Don’t Know Lah…

Dia menjelaskan, penguasaan literasi yang mumpuni akan membantu manusia secara personal dan komunal dalam menghadapi dunia virtual yang semakin hari semakin kompleks dan pintar. Karena itu, peningkatan budaya literasi dilakukan dengan mencakup peningkatan gemar membaca di masyarakat, peningkatan perbukuan dan konten literasi, serta peningkatan akses layanan dan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial.

Sayangnya, perlu diakui juga bahwa sumber bacaan juga tidak sebanding dengan usaha kita untuk meningkatkan literasi. Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020 yang dipadu dengan hasil kajian penerbitan, tampak bahwa jumlah terbitan secara nasional sejak 2015-2020 ada sebanyak 404.037 judul dengan jumlah penerbit aktif secara nasional sebanyak 8.969 penerbit.

Jumlah terbitan nasional tersebut jika dibandingkan dengan jumlah masyarakat Indonesia menghasilkan rasio 1 berbanding 514. “Artinya jumlah terbitan secara nasional tidak mencukupi dibandingkan dengan jumlah penduduk di Indonesia,” kata dia.

Artinya, media cetak sebagai sebuah upaya untuk meningkatkan literasi masyarakat dengan konten yang berdedikasi, masih sangat diperlukan. Media online, termasuk media sosial, bisa saja terus melesat tetapi media cetak punya peran penting dan strategis untuk meningkatkan kecerdasan bangsa.

Atas dasar itulah, Buletin Bina Marga tetap setiap hadir bagi para pembacanya. Dari tahun ke tahun, konten bulletin yang ada diolah tim redaksi sebagai sebuah produk jurnalistik berkualitas. Harapannya, buletin masih tetap relevan untuk mengisi ceruk yang ditinggalkan oleh tren media online.

Buletin Bina Marga Edisi 3 dan 4 Tahun 2023
Facebooktwitterby feather
wawan
Pribadi sederhana yang ingin terus belajar di bidang komunikasi. Dimulai dari menulis, fotografi, media relations, kadang-kadang menggambar, sampai mengadakan acara komunikasi seperti berbagai lomba dan pelatihan jurnalistik/ fotografi.
https://www.fransalchemist.com

Leave a Reply