Indonesia melalui Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) fokus mendatangkan investor untuk membangun negara kita secara menyeluruh dan merata.
Baca Juga: Buku Jejak Lensa Pembangunan Perhubungan Pulau Sulawesi
Kepala BKPM Thomas Lembong mengatakan kalau pekerjaan ini tidak mudak, karena ada banyak negara balapan dalam upaya menarik sebanyak mungkin investor dengan cara terus mempermudah dan mempersingkat izin investasi agar pengusaha nyaman serta aman.
“Persaingan sengit karena semua negara berebutan menarik investor dan kita tidak saja berhadapan dengan Malaysia dan Singapura tapi juga Vietnam dan Thailand yang juga rajin tawarkan kemudahan investasi,” kata Thomas Lembong.
Untuk itu, Pemerintah Republik Indonesia secara serius dalam beberapa tahun terakhir untuk membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Kawasan Industri (KI) sebagai upaya menarik investor. Tidak hanya itu, kita juga menawarkan banyak kemudahan investasi dan perizinan, serta memberikan landasan hukum yang jelas.

Perlahan namun pasti, hasil yang diharapkan mewujud nyata. Hingga akhir Juni 2017, komitmen investasi ke dalam 11 KEK di seluruh Indonesia sudah mencapai Rp221 triliun. Rinciannya, Rp161,7 triliun investasi di KEK Tanjung Api Api, Sumatera Selatan dengan kegiatan utama industri pengolahan karet, pengolahan kepala sawit, dan industri petrokimia. Komitmen investasi di KEK Pariwisata Mandalika (NTB) sebesar Rp16,2 triliun, KEK Tanjung Kelayang (Bangka Belitung) Rp13,8 triliun, KEK Sei Mangkei (Sumatera Utara) Rp10,8 triliun, KEK Tanjung Lesung (Banten) Rp8,2 triliun, KEK MBTK (Kalimantan Timur) sebesar Rp8 triliun, KEK Bitung (Sulawesi Utara) Rp2 triliun.
Kemudian KEK Morotai (Maluku Utara) Rp95 miliar, KEK Sorong (Papua Barat) Rp25 miliar, KEK Palu (Sulawesi Tengah) Rp328 miliar, KEK Arun Lhokseumawe (Aceh) Rp100 miliar. Di antara total komitmen investasi itu dibagi tiga kategori. Yaitu komitmen investasi yang sudah mendapat izin investasi dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), sudah menandatangani perjanjian kerjasama, dan menandatangani MoU.
Baca Juga: Buku Jejak Lensa Pembangunan Perhubungan Pulau Sulawesi
Berikut adalah gambaran KEK di seluruh Indonesia: KEK Arun Lhokseumawe, KEK Sei Mangke, KEK Galang Batang, KEK Tanjung Api-api, KEK Tanjung Kalayang, KEK Tanjung Lesung, KEK MBTK, KEK Mandalika, KEK Bitung, KEK Palu, KEK Morotai, KEK Sorong. Yang berstatus ulusan adalah di Merauke, Kalimantan Barat, Maluku, Sulawesi Selatan, NTT, dan Kalimatan Utara.
* Saya menjadi Penulis di buku yang berjudul “Project Ready to Offer Kawasan Ekonomi Khusus dan Kawasan Industri” (2019) .
