To Love Another Person, is To See The Face of God

Manusia diciptakan unik, berbeda satu sama lain. Pernikahan yang menyatukan dua pribadi pun tidak meniadakan perbedaan mereka. Namun, untuk perkawinan yang lestari, harus ada satu kesamaan yang dipegang sebagai kompas bahtera. Kami, Sari dan Wawan, memilih sikap resilien sebagai prinsip hidup bersama. Dengan sikap ini, kami ingin sama-sama berkomitmen membangun rumah