Kedai Kopi Apek, Cerminan Budaya Indonesia yang Mengharamkan Terorisme

Jam masih menunjukkan pukul 6.30 pagi. Lalu lintas tampak masih lengang. Tapi suasana di Kedai Kopi Apek sudah cukup ramai. Di ruangan berukuran 5m x 4m itu sudah ada sekitar 13 orang. Menariknya, mereka tampak saling kenal. Tiap ada yang datang, ada orang di dalam yang menyambut. Saya pun tampak

Apa yang Ditawarkan Jepang Juga Ada di Jakarta

Membicarakan Jepang sebagai sebuah negara maju sudah biasa. Menyebut Jepang sebagai negara yang memiliki alam yang indah juga sudah tidak lagi asing. Ada banyak orang Indonesia menuliskan hal itu setelah pulang berkunjung dari sana. Namun bagi saya, yang luar biasa itu adalah bagaimana sebuah negara maju tetapi bisa tetap melestarikan

Jejak Kemasyuran Indonesia dalam Fort San Pedro di Filipina

Tidak banyak yang tertarik berwisata ke bangunan bersejarah. Kalau pun ada, mungkin kita lebih memilih untuk swafoto. Padahal bangunan bersejarah meninggalkan jejak yang mungkin terhubung dengan kehidupan kita, secara langsung maupun tidak langsung. Saya tidak pernah membayangkan Fort San Pedro, benteng kuno di Cebu Filipina, ternyata memiliki kaitan sejarah dengan Indonesia.

Wisata Belitung: Sejujurnya, Keindahan Alamnya Biasa Saja

Popularitas Pulau Belitung melejit pasca film Laskar Pelangi (2008) dan Sail Wakatobi - Belitong (2011). Banyak wisatawan, dalam dan luar negeri, berbondong menikmati bentang alam yang indah di provinsi Bangka Belitung ini. Satu yang khas dari Belitong, begitu masyarakat setempat menyebutnya, adalah geowisatanya (geotourism). Di Indonesia, Geowisata belum sepopuler Ekowisata (ecotourism)

Basilica del Santo Niño: Simbol Katolisitas dan Harapan Menuju Filipina Sejahtera

Matahari terasa begitu terik. Debu beramburan disapu kendaraan melintas. Penjalan kaki semakin tersingkir, kepanasan dan menghirup berbagai polusi. Aroma kota pelabuhan semakin kental dengan kehadiran truk kontainer yang menjejal di jalanan yang padat. "Serasa di Tanjung Priok ya," gumamku dalam hati. Tapi ini bukan Priok, bukan pula di Indonesia. Ini adalah

Beginilah Pengalaman Naik Jeepney, Angkot dari Filipina

Debu mendebur dengan pekat tiap kali kendaraan bermotor melintas. Semakin tinggi debu itu bertebaran saat knalpot menyembur dari truk kontainer yang begitu ramai. Di bawah terik mentari,  hiruk pikuk kota pelabuhan itu tampak jelas dari jendela Jeepney. Jeepney tidak ubahnya sebuah angkot di Indonesia. Namun, ada banyak yang istimewa dari kendaraan

Wisata ini Padukan Akulturasi dan Semangat Maritim

Angin berhembus kencang menghapus rasa panas di kulit, karena terpaan terik mentari. Debu menyeruak tiap kali kaki melangkah di pelataran Benteng Kuto Besak, yang sekaligus menjadi tepian Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan. Memang, sudah beberapa hari itu Palembang mengerontang ditinggal gemercik hujan. Kami ingin pergi ke Pulo Kemaro. Sebuah tempat wisata

Mau Ke Sawarna, Pilih Ngeteng atau Berkendara Sendiri?

Mentari menuju ke Barat dengan jingganya. Memulas langit dan bumi. Mengisi sisi relung semesta dengan membiarkan sisi lain misteri di Timur. Hati terus berdoa memekik, “Aku ingin mandi gelombang laut bersabun surya!” Jam menunjukkan pukul 17.30 saat saya masih dibonceng ojek menembus jalan bergelombang berbukit-bukit. Sepanjang jalan banyak pohon jati dan

Mau Ngeteng Ke Karimunjawa, Ikuti Perjalanan Kami!

Wisata pulau menjadi kegemaran kami. Jiwa tidak saja dimanjakan oleh indahnya landscape, tapi wisata ini juga membawa jatidiri bangsa sebagai negara kepulauan. Salah satu obyek yang menarik dijelajahi adalah Kepulauan Karimunjawa. Ada banyak cara menuju kepulauan yang terletak di Pulau Jawa ini. Kami memilih ngeteng, atau menggunakan beberapa moda transportasi. Dari Jakarta