Teladan Sang Buddha, Bekal Hidup Berbangsa Menghadapi Tahun Politik

Perayaan Waisak di Candi Borobudur. (Foto: Nuril Huda)

Kata "Waisak" hampir pasti diartikan sebagai "tanggal merah." Lebih dari itu, diartikan sebagai Hari Raya Umat Buddha. Ada juga yang mengaitkan dengan "Candi Borobudur," "Patung Buddha," dan biksu atau biksuni. Pandangan seperti itu tidak bisa disalahkan, karena agama sangat dekat dengan simbol. Walau bukan penganut Buddha, tapi saya pikir Hari Raya

Ramai Isu Sertifikasi Pemuka Agama, Bagaimana dengan Gereja Katolik?

Pasca teror bom di Surabaya, kita dihadapkan pada isu sertifikasi penceramah agama, pemuka agama, atau istilah lain sejenisnya. Tujuannya supaya tidak ada ajaran yang disampaikan kepada umat yang berunsur memecah belah persatuan Negara Kesatuan Negara Republik Indonesia. Isu tersebut membuat saya bertanya diri, apakah di agamaku ada sertifikasi seperti itu? Sertifikasi

Perceraian Bisa Rusak Panggilan Menjadi “Terang dan Garam Dunia”

Saat aktris, aktor, politisi, anak raja atau ratu, pokoknya orang terkenal (baca: tokoh publik) menjalin kasih sampai menikah maka tampak bagaimana gempitanya semesta. Mereka pun mempersiapkannya tidak main-main. Uang miliaran pun tidak ada artinya untuk menjadikan hari mereka bak Raja-Ratu sehari, atau paling tidak seminggu. Tapi tahukah kalian, di balik sorak-sorai

210 tahun Gereja Jakarta, Ajakan Kembali pada Pancasila

Tahun ini, Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) memperingati hari jadinya ke-210 tahun. Hal ini menjadi tonggak dan momentum bagi seluruh umat Katolik Keuskupan Agung Jakarta untuk memikul tanggung jawab sejarah, yakni turut berperan aktif dalam meneguhkan dan mengembangkan KAJ. "Kita berusaha untuk merumuskan apa hakikatnya Keuskupan Agung Jakarta di tengah zaman ini,"

Ini Ajakan Pemimpin Umat Katolik untuk Amalkan Sila Kedua Pancasila

Dewasa ini kita kerap disajikan beragam drama paradoksal. Lihatlah, bagaimana ada tokoh agama yang lantang membela keyakinannya, tersandung masalah asusila. Pemimpin yang diberi amanah mendistribusikan pembangunan secara adil, terjungkal oleh korupsi. Atau seorang guru yang mengajarkan beragam nilai dan normal, terperosok dalam kelam sexual abuse. Kisah yang tersaji nyata itu tidak

Ini Kriteria Karyawan Terbaik dan Alasan Mengapa Memilih Resign

Dalam sebuah perusahaan, karyawan adalah komponen berharga. Masing-masing karyawan, dengan posisi dan perannya masing-masing, memberi andil dalam pergerakan roda bisnis perusahaan. Memang perusahaan tidak akan langsung limbung saat salah satu atau beberapa karyawan hengkang. Apalagi jika posisi yang dipegang oleh mereka tidak signifikan. Namun ceritanya akan berbeda jika perusahaan ditinggal

Memaknai Minggu Gaudete dalam Konteks Pilkada Serentak

Tiga lilin dari empat lilin di lingkaran adven sudah menyala. Artinya, sebentar lagi kita akan merayakan Hari Raya Natal. Sukacita semakin nyata, dan harapan pun semakin mendekati kenyataan. Itulah mengapa di Hari Minggu Adven III ini Gereja menyebutnya sebagai 'Minggu Gaudete,' artinya 'Minggu Sukacita.' Sukacita disimbolkan dengan lilin warna muda telah

Adven Kedua: Gereja Beri Perhatian pada Kelompok Minoritas Terbesar di Dunia

Indonesia tengah diuji dengan isu mayoritas dan minoritas. Sang mayoritas merasa berhak "membungkam" sang minoritas yang ingin tampil dengan berbagai cara terselubung. Sang minoritas pun merasa punya hak yang sama di Negara Pancasila ini. Di belahan negara lain, di mana sang minoritas menjadi mayoritas, pun juga bersikap sama yakni membuat

Adven Pertama: Menunggu Tuhan itu Sangat Menjengkelkan!

Bagi umat nasrani khususnya Katolik, tanggal 27 November 2016 menjadi hari istimewa. Pada hari ini, Gereja Katolik memasuki Masa Adven yang ditandai dengan menyalakan lilin pertama dari 4 lilin pada Lingkaran Adven. Kata 'adven' berasal dari kata Latin 'adventus,' yang berarti kedatangan. Maka 'masa adven' berarti masa untuk menunggu kedatangan Tuhan Yesus yang akan lahir di Hari Raya

Sabtu Sepi: Cinta yang Bersemi

Sepi dan sunyi itulah yang mewarnai Sabtu pagi ini (Sabtu Sepi atau Holy Saturday), setelah Yesus dimakamkan. Sementara itu memang hari ini adalah hari Sabat besar karena bertepatan dengan Perayaan Paskah Yahudi, maka suasana hening. Yesus terbaring dimakam yang rapat tertutup batu dengan meterai Romawi. Bahkan juga makam itu dijaga