Wisata Sehari ke Tegal, Lengkap dengan Tarif Tol

Hidup di kota besar seperti Jakarta, kerap membuat saya susah curi waktu liburan ke luar kota. Kalau cuman Bogor, saya mah tiap weekend pulang ke rumah Bogor sambil kulineran. Tapi untunglah, infrastruktur yang dibangun jor-joran oleh Presiden Jokowi, memungkinkan untuk kabur sampai ke Tegal. Emang bisa apa berwisata ke

Lelah Macet Wisata ke Puncak, Coba ke Sini Aja!

Sudah sejak lama Bogor menjadi oase bagi penduduk Jakarta untuk melepas penat. Kota Bogor yang wilayahnya tidak luas, sesak dengan ragam kafe dan restoran. Bergeser ke Kabupaten Bogor, kita semua tahu kalau Puncak yang sebenarnya sudah jenuh tetapi tetap menjadi wisata andalan warga ibu kota. Di tengah situasi

9 Kuliner Legendaris Bantul Versi Pemkab Bantul

Kabupaten Bantul menjadi salah satu daerah di Yogyakarta yang memiliki daya tarik wisatawan. Padahal sekitar 20 tahun lalu, orang masih malu mengakui dirinya berasal dari Bantul. Image Bantul sebagai daerah miskin dan terbelakang, menjadi latar belakangnya.

Dalam perkembangannya, Bantul semakin berkembang dan telah diakui

Milenial Ini Telah 3 Tahun Mengusung Budaya Indonesia di Cafenya

Siapa bilang milenial tidak bisa berbuat apapun untuk bangsa? Bahkan ada sebagian yang nyinyir kalau milenial hanya menjadi beban, kurang tough dan sukanya hura-hura. Dua anak milenial berikut ini, Kyle Kusumo (21) dan Kane Kusumo (19), membuktikan bahwa generasinya mampu mandiri bahkan memberi sumbangsih dengan melestarikan budaya Indonesia.

Kuliner Jepang: Ramen Ichiran, Sensasi Makan Seperti di Perpustakaan

Pengalaman traveling tidak pernah selesai untuk diceritakan. Ada saja pengalaman yang membekas. Baik menyenangkan maupun tidak, jejak wisata kita selalu indah jika diletakkan di tempat yang pas di dalam relung hati kita. Itulah yang juga saya alami saat makan ramen, salah satu kuliner Jepang, di tempat asalnya.

“Enak Kalian Ada Go Food, Gak Seperti di Holland”

Kedatangan tamu kerap kami anggap sebagai berkah. Sebisa mungkin kami berikan yang terbaik. Apalagi kali ini, keluarga kami kedatangan tamu dari Negeri Belanda. Tante Grace kami memanggilnya, adik dari ibu mertua saya. Walau sudah puluhan tahun menjadi Warga Negara Belanda, tapi kecintaannya pada makanan Indonesia tidak pernah hilang. Selain suka makan,

Kedai Kopi Apek, Cerminan Budaya Indonesia yang Mengharamkan Terorisme

Jam masih menunjukkan pukul 6.30 pagi. Lalu lintas tampak masih lengang. Tapi suasana di Kedai Kopi Apek sudah cukup ramai. Di ruangan berukuran 5m x 4m itu sudah ada sekitar 13 orang. Menariknya, mereka tampak saling kenal. Tiap ada yang datang, ada orang di dalam yang menyambut. Saya pun tampak

Dua Anak SMA Ini Bangun Idealisme Kebangsaan Melalui Kafe

cafe, tempatnongkrongjakartabarat, cafekekinian, tantularcafe, kanekusumo, kylakusumo, bhinekatunggalika, sutasoma

Jemari belia bergerak lincah meracik kopi. Proses dimulai dengan menggiling kopi secara halus, ditimbang dengan ukuran tertentu, lalu dimasukkan ke dalam porta filter. Kopi yang telah menjadi bubuk diratakan dan dipadatkan (tamping), sebelum akhirnya disedu dengan coffee machine. "Semua tahapan ini harus dilalui dengan sempurna, untuk hasil kopi yang kita inginkan.