Blokir Iklan, Pengguna Spotify Bandel Akan Ditindak Tegas

spotify, aplikasiblokiriklan, swedia, musicstreaming, cnet, digiday, kompas
Facebooktwitteryoutubeinstagramby feather

Spotify telah mengidentifikasi bahwa pelanggannya ada yang menghindari iklan untuk mendengarkan musik streaming, podcast dan video komersial. Setelah memberi waktu tolerasi, perusahaan asal Swedia ini akan memberi tindakan tegas mulai tanggal 1 Maret 2019.

“Diperkirakan ada 2 juta orang yang memblokir iklan melalui aplikasi atau akun yang dimodifikasi. Jumlah tersebut sekitar 1 persen dari total pengguna aktif bulanan Spotify dan sekitar 2 persen dari pengguna aktif bulanan yang didukung iklan,” kata Chief Financial Officer Spotify Barry McCarthy sebagaimana dikutip Digiday beberapa waktu lalu.

Kepada mereka yang bandel ini, Spotify telah memutuskan untuk menghapus akun pengguna layanan gratis yang memblokir iklan tanpa peringatan. Dari penelusuran penulis, memang ada banyak aplikasi di Android yang ditawarkan untuk memblokir iklan. Aplikasi itu misalnya Adblocker Browser, DNS66, NetGuard, AdGuard, Adblock Plus, 1Blocker, AppBrain Ad Detector, AdAway, MinMinGuard, dan Muncher.

Spotify yang diluncurkan pada 2008 oleh Swedia startup Spotify AB beroperasi di bawah model bisnis freemium, dengan dua streaming musik tingkatan: Spotify Gratis (160kbit/s) dan Spotify Premium (hingga 320kbit/s). Berlangganan Premium dapat menghapus iklan, meningkatkan kualitas audio dan memungkinkan pengguna untuk men-download musik untuk mendengarkan secara offline.

Berdasarkan data yang dipaparkan Kompas,com, jumlah pengguna aktif bulanan Spotify secara keseluruhan pada kuartal ketiga 2018 meningkat 28 persen menjadi lebih dari 191 juta pengguna. Dari jumlah tersebut, jumlah pelanggan berbayarnya berjumlah 87 juta pengguna. Pelanggan berbayar didominasi pengguna di Eropa 36 persen, lalu 31 persen di Amerika Utara, 22 persen di Amerika latin dan 11 persen sisanya tersebar di seluruh dunia, termasuk Asia.

Pada akhir 2018, pengguna aktif bulanan Spotify diperkirakan bakal mencapai lebih dari 200 juta, dengan pelanggan bebayar di kisaran 90 juta. Secara kumulatif hingga akhir tahun 2018 pendapatan Spotify diproyeksikan mencapai kisaran 4,9 hingga 5,3 miliar Euro (sekitar Rp 88 triliun).

Sumber: www.cnet.com, www.digiday.com, www.kompas.com

Facebooktwitterby feather
wawan
Pribadi sederhana yang ingin terus belajar di bidang komunikasi. Dimulai dari menulis, fotografi, media relations, kadang-kadang menggambar, sampai mengadakan acara komunikasi seperti berbagai lomba dan pelatihan jurnalistik/ fotografi.
http://www.fransalchemist.com

Leave a Reply