Komitmen Berantas Korupsi, Ditjen Bina Marga Gandeng KPK

Facebooktwittergoogle_plusinstagramby feather

Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berkomitmen untuk melakukan pembangunan infrastruktur tanpa praktik korupsi. Sebagai langkah pencegahan, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian PUPR Arie Setiadi menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Bersama KPK, kata Arie, pihaknya berupaya memperbaiki tata kelola. Mulai dari pemrograman, sistem pelelangan, hingga pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Tak hanya mencegah korupsi, pengawasan juga ditargetkan untuk menghasilkan kualitas dan mutu infrastruktur yang baik.

“Jadi itu kita sampaikan pemrogramannya itu seperti apa sih supaya bebas dari hal-hal seperti itu. Memberikan layanan kepada masyarakat pemprogramannya seperti apa. Dari kualitas desainnya seperti apa karena 60 persen dari keberhasilan itu juga dimulai dari desain. Lalu pengawasannya seperti apa sih proses pelelangannya agar dia bisa terhindar pressure-pressure dari pihak-pihak yang berkepentingan,” tutur Arie saat mendatangi Gedung  KPK, Jakarta, 8 Juli 2017.

Langkah pencegahan ini dinilai penting mengingat tahun ini Ditjen Bina Marga mendapat alokasi anggaran sebesar Rp 41,3 triliun. Dengan pengawalan KPK, Arie berharap tidak ada lagi intervensi yang dilakukan oknum anggota DPR terhadap pelaksanaan proyek di Ditjen Bina Marga.

“Tidak ada lagi, kami akan sama-sama menyusun program dengan kebutuhan masyarakat.  Saya tidak lihat ke belakang. Tapi oke, itu pengalaman yang buruk, kami akan perbaiki,” ujar Arie merujuk kasus korupsi yang melibatkan jajaran di Ditjen Bina Marga.

Selain menggandeng KPK, Arie juga akan memberi perhatian khusus pada mitra-mitra kerja yang nakal. Jika masih ada yang main-main maka akan ditindak tegas.

“Jika pihak mitra tetap ngotot melanjutkan proyek yang tidak memenuhi spesifikasi yang telah ditentukan, pihaknya akan meminta aparat penegak hukum untuk membongkarnya. Kalau tidak memenuhi spesifikasi yang kami tentukan, tolak semuanya, bongkar semua,” tandasnya.

*) Salah satu tulisan di Buletin Media Jalan Jakarta Vol. 9/ 2017.  Buletin milik Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VI, Ditjen Bina Marga, Kementerian PUPR dibuat oleh saya dalam tim PT. Media Artha Pratama

FA BULETIN MJJ 9-1

Facebooktwittergoogle_plusby feather
wawan
Pribadi sederhana yang ingin terus belajar di bidang komunikasi. Dimulai dari menulis, fotografi, media relations, kadang-kadang menggambar, sampai mengadakan acara komunikasi seperti berbagai lomba dan pelatihan jurnalistik/ fotografi.

Leave a Reply