Teradata Perkenalkan Kylo Demi Efisiensi Pengolahan Big Data

Facebooktwittergoogle_plusinstagramby feather

Teradata, perusahaan data dan analisis, meluncurkan Kylo yakni platform perangkat lunak untuk mengelola big data dengan tingkat efisiensi yang tinggi. “Kylo adalah pioneer pertama yang menarik dalam hal manajemen lautan data open source, serta mewakili visi Teradata seputar big data, analisis dan perangkat lunak open source,” kata Erwin Achir, Presiden Direktur Teradata Indonesia di Jakarta, 3 Agustus 2017.

Efisiensi ini sangat dibutuhkan dalam mengembangkan bisnis big data. Seperti telah kita ketahui, untuk mengeksplorasi big data demi kepentingan bisnis diperlukan sumber daya yang sangat besar. Konsep data lake diciptakan untuk membantu praktisi teknologi informasi dalam mengolah big data. Konsep ini secara prinsip membuat sebuah teknologi memiliki kemampuan melakukan proses olah data yang sangat besar pada suatu sistem cluster. Data lake harus didukung dengan manajemen dan tata kelola yang baik sehingga pada dasarnya data ini dapat menghasilkan analisis bisnis dan proses pengambilan keputusan bagi perusahaan. Dampak pengelolaan dari data lake meliputi dua hal yaitu, jika data lake tidak dikelola dengan baik maka akan menjadi data swamp sebaliknya, jika dikelola dengan baik akan menjadi data reservoir.

Hal tersebut menjelaskan betapa biaya yang dikeluarkan dalam bisnis ini tidak sedikit. Karena itu, Kylo yang berbasis open source seperti Apache Hadoop, Apache Spark, dan Apache NiFi ini hadir untuk dapat membantu perusahaan mengurangi tantangan tersebut. Dengan demikian, perusahaan dapat lebih menghemat anggaran dan menciptakan lini pendapatan lain dari data lake tersebut. “Kunci dari Kylo efisiensi bagi perusahaan, sebab perusahaan dapat mengadopsinya dengan lebih cepat. Selain itu, Kylo tak memerlukan pengkodean saat memulainya,” ujar Stepan Korec, Regional Services Director Think Big Teradata di kesempatan yang sama.

Lebih lanjut, menurut  Erwin Achir, Kylo adalah pioner pertama yang menarik dalam hal manajemen lautan data open source, serta mewakili visi Teradata seputar big data, analisis, dan perangkat lunak open source secara sempurna. “Kylo membantu perusahaan mengatasi tantangan yang paling umum, seperti kurangnya keterampilan insinyur dan administrator perangkat lunak yang berpengalaman, mempelajari dan menerapkan praktik-praktik terbaik seputar pengelolaan lautan data dan mendorong adopsi lautan data di luar kaum insinyur.”

Bila tantangan ini berhasil diatasi, hasil bisnis yang berdampak tinggi akan terwujud. Sesungguhnya, Teradata sudah membantu banyak perusahaan dalam menghemat anggaran dan menciptakan arus pendapatan baru dari lautan data.

Keterangan Foto:

Metra Cahya Utama, VP Digital Enablement, Telkomsel (kiri), Mohammad Guntur, Senior Vice President – Enterprise Data Management, Bank Mandiri (tengah) dan Erwin Achir, Presiden Direktur Teradata Indonesia (kanan), berbincang bersama dalam acara jumpa pers Teradata Innovation Forum di Jakarta, 3 Agustus 2017.

Facebooktwittergoogle_plusby feather
wawan
Pribadi sederhana yang ingin terus belajar di bidang komunikasi. Dimulai dari menulis, fotografi, media relations, kadang-kadang menggambar, sampai mengadakan acara komunikasi seperti berbagai lomba dan pelatihan jurnalistik/ fotografi.

Leave a Reply