Mengapa Tiongkok Tiba-tiba Undang Google Setelah 7 Tahun Memblokirnya?

Facebooktwittergoogle_plusinstagramby feather

Berita mengejutkan datang dari Tiongkok. Setelah menetapkan aturan sensor yang memaksa Google keluar dari Daratan Tiongkok tujuh tahun lalu, kini pemerintah Tiongkok dikabarkan meminta Google untuk kembali.

“Pemerintah sedang berupaya membuka komunikasi dengan Google dalam banyak kesempatan. Tahun lalu, beberapa tokoh penting dari departemen pemerintahan kami telah berupaya membuka dialog dengan Google,” kata Liu Binjie, anggota legistalif RRC memberi keterangan kepada South China Morning Post Minggu, 12 Maret 2017 waktu setempat.

Mantan kepala administrasi bidang pers dan publikasi itu mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah membuka kemungkinan Google kembali ke Tiongkok berupa tawaran membuka layanan di bidang akademis seperti Google Scholar. Pemerintah berharap, kehadiran aneka layanan Google di bidang akademis akan menunjang perkembangan di dunia sains dan teknologi.

Pemerintah Tiongkok juga akan membuka negosiasi terhadap dibukanya berbagai layanan Google  kecuali layanan di bidang informasi politik yang dapat menimbulkan isu sensitif di Negeri Tirai Bambu tersebut.

Langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Tiongkok menjadi sebuah titik balik setelah pada 2010 lalu pemerintah memblokir mesin penelusuran Google, termasuk Gmail dan berbagai layanan lain. Mendapat larangan tersebut, Google akhirnya menarik perusahaannya keluar dari Daratan Tiongkok dan pindah ke Hong Kong.

Sampai saat ini, memang belum ada pernyataan resmi dari Google untuk kembali masuk ke Tiongkok. Namun tawaran pemerintah Tiongkok bagi Google terlalu menarik untuk ditolak mengingat bahwa Tiongkok tetap menjadi salah satu pasar internet terbesar di dunia dengan 721 miliar pengguna internet yang ada di negeri itu.

Sumber: http://gadgets.ndtv.com

Facebooktwittergoogle_plusby feather

Leave a Reply